Showing posts with label energi. Show all posts
Showing posts with label energi. Show all posts

Friday, July 10, 2015

Semangat Kata


Semalam saya mendapatkan asupan energi yang cukup banyak. Setelah seharian merasa kurang bersemangat. Datang dari seorang teman nun jauh di sana, namun cukup membuat saya ingin melakukan sesuatu, bahkan lebih.

Kata-kata, beberapa ada yang bilang, jangan ngomong doang dong! Memang benar, kata-kata harus diikuti aksi.
Namun saya percaya bahwa kata-kata mempunyai kekuatan dan aksinya sendiri. Kata yang diucapkan dari hati, dan tepat sasaran, akan memberimu kekuatan.

Saya diajak untuk melanjutkan, dengan semangat baru, sebuah mimpi. Mimpi yang kemudian akan menjadi mimpi bersama. Sesuatu yang sedang banyak terjadi saat ini. Bergerak bersama untuk mencapai suatu tujuan, co-create, co-working, co-existing. Mungkin kata yang sudah lama anda dengar, ataupun baru.

Sekarang, saya akan membuatnya nyata.

Niki, Kertamulia, 10 Juli 2015 - 16:02

Wednesday, June 24, 2015

Tentang Pertemuan dan Ketemuan

Kita itu, tahu gak sih kapan kita bakal ketemu seseorang, dan kenapa?
Buatku sih, sesuatu yang random, berkah dari semesta, tanpa harus tahu kenapa.
Setelah itu, barulah kita mengalir dan menjadikannya sesuatu yang berarti.

Dalam proses saya mengisi kembali, energi dalam diri, potensi yang berarti, saya kacau.
Lalu, apa yang terjadi? pertama kali, memang harus membuka diri, selanjutnya, apapun bisa terjadi.
Seperti pintu bendungan yang terbuka, semua datang dengan sangat cepat dan banyak, tak perlu dihadang.
Teruslah berdendang, dan rauplah, selami, reguk semua yang diberikan untukmu.
Itu sih, yang saya bilang, untuk diriku sendiri. Kalau kamu berpikir lain, silakan cari sendiri.

Heheh...

Saat ini, seperti Ultraman dengan lampu kelap-kelip, energiku hampir habis. 
Saya perlu isi ulang, atau ganti bahan bakar. yang manapun yang lebih cocok, mari lakukan.
Sudah lebih dari sebulan, saya kembali bertemu orang-orang. berinteraksi tanpa beban.
Kemudian, yang terjadi adalah, apa selanjutnya? cukupkah sampai disini, atau kurang?

Mari bertanya lagi, pada semesta alam

Niki, Dewi Sri, 24 Juni 2015 17:49